Dua Jamaah Masjid di Afsel Tewas Ditikam Usai Shalat Subuh

0
417

Dua jamaah ditikam sampai mati dan dua lainnya terluka di sebuah masjid dekat kota wisata Afrika Selatan Cape Town, Kamis (14/06/2018). Polisi menembak mati penyerang.

Serangan itu terjadi sebulan setelah tiga pria bersenjata pisau menggorok leher tiga jamaah di sebuah masjid di utara kota pelabuhan Durban. Satu orang tewas, sementara dua lainnya terluka.

Dewan Peradilan Muslim (MJC) mengatakan para jamaah, salah satunya berusia 70-an, sedang melakukan i’tikaf di masjid ketika penyerang masuk dan bergabung dengan jamaah untuk melaksanakan shalat Subuh.

“Tepat setelah jam 3 pagi, ketika para jamaah mundur untuk beristirahat, penyerang menyerang imam terlebih dahulu dan kemudian membunuh jamaah yang melindungi imam,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Jamaah yang tewas bernama Ismail Bassa (74) dan warga Somalia, Ziyaad Haseen Hedick.

Polisi mengatakan serangan di dekat Durban menunjukkan “unsur-unsur ekstremisme”. Tidak ada komentar lebih lanjut tentang motif di balik pembunuhan di Malmesbury, sebuah kota pertanian kecil 40 mil (65 km) di utara Cape Town.

Kota dan provinsi Western Cape adalah rumah bagi komunitas Muslim terbesar di Afrika Selatan.

“Tersangka, yang diyakini berusia tiga puluhan dan bersenjatakan pisau, masih berada di tempat kejadian dan menyerang polisi yang mencoba membujuknya untuk menyerahkan diri,” kata polisi dalam sebuah pernyataan. “Tersangka ditembak ketika dia menyerang petugas.”

Masalah ini sedang ditangani oleh Direktorat elit polisi untuk unit Investigasi Kejahatan Prioritas.

Sumber: Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi

[Kiblat]

Comments

comments