Ibadah Tetap Terjaga, Ini 10 Amalan dan Doa di Hari Raya Idul Fitri

0
351

“Dan disunnahkan pulang dari shalat lewat jalan yang berbeda dari jalan berangkatnya, sambil mendoakan kaum mukminin semoga amal mereka diterima oleh Allah SWT.”

“Setelah berakhirnya Ramadhan, saya merasalah ada sesuatu yang ‘hilang’ karena berlalunya bulan puasa. Khususnya, ketika sampai pada malam takbiran dan Idul Fitri. Ustadz, apakah ada amalan-amalan khusus, pada hari raya tersebut? Mohon penjelasannya?”

Demikian Wahyuono, warga Kedungdoro Surabaya, bertanya pada ngopibareng.id.

Untuk menanggapi masalah tersebut, berikut ini adalah 10 amalan dan doa, dipetik dari kitab Mafatihul Jinan, yang bisa dilakukan di Hari Raya Idul Fitri:

Pertama: Membaca Takbir setelah shalat Subuh dan shalat ‘Id Fitri.

Kedua: Membaca doa berikut setelah shalat Subuh:

اَللّهُمَّ اِنّي تَوَجَّهْتُ
اِلَيْكَ بِمُحَمَّد اَمَامِي

Allâhumma innî tawajjahtu ilayka bi-Muhammadin amâmî

Ya Allah aku menghadap-Mu dengan Muhammad di depanku
Ketiga: Mengeluarkan zakat fitrah sebelum shalat ‘Idul Fitri.

Keempat: Mandi sunnah. Waktunya, dari fajar hingga pelaksaan shalat ‘Id. Sebelum hendak membaca:

اَللّهُمَّ اِيمَاناً بِكَ وَتَصْدِيقاً بِكِتَابِكَ، وَاتِّبَاعَ سُنَّةِ نَبيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ

Allâhumma imânan bika, wa tashdîqan bi-kitâbika, wattibâ’a sunnati nabiyyika Muhammadin shallallâhu ‘alayhi wa âlih(i).

Ya Allah, kuatkan imanku pada-Mu, pembenaranku terhadap kitab-Mu, dan kepatuhanku terhadap sunnah Nabi-Mu Muhammad saw.

Kemudian membaca Basmalah, lalu mulai mandi. Setelah mandi membaca doa berikut:

اَللّهُمَّ اجْعَلْهُ كَفَّارَةً لِذُنُوبِي وَطَهِّرْ دِينِي، اَللّهُمَّ اَذْهِبْ عَنِّي الدَّنَسَ

Allâhummaj’alhu kaffâratan li-dzunûbî, wa thahhir dînî, Allâhummadzhib ‘annid danasa.

Ya Allah, jadikan mandiku ini sebagai penghapus dosa-dosaku, dan sucikan keberagamaanku. Ya Allah, hilangkan dariku noda-noda dosa.

Kelima: Memakai pakaian yang bagus dan wewangian. Dan disunnahkan shalat ‘Id di lapangan di bawah langit, tanpa atap (kecuali di Mekkah).

Keenam: Berbuka di permulaan siang (makan pagi) sebelum shalat ‘Id. Yang utama berbuka dengan kurma atau sesuatu yang manis, dan menelan sedikit Turbah Husayni karena ia merupakan penawar setiap penyakit.

Ketujuh: Pergi untuk shalat ‘Id sesudah terbit matahari. Dan sebelum pergi hendaknya membaca “Doa sebelum Pergi ke shalat Idul Fitri”.

Kedelapan: Shalat ‘Idul Fitri. Setelah selesai kita shalat disunnahkan membaca Tasbih Az-Zahra’. Dan disunnahkan pulang dari shalat lewat jalan yang berbeda dari jalan berangkatnya, sambil mendoakan kaum mukminin semoga amal mereka diterima oleh Allah SWT.

Kesembilan: Ziarah

Kesepuluh: Membaca doa Nudbah.

Sumber: Mafatihul Jinan: bab 2, pasal 4, Amalan Bulan Syawal.

[Ngopi bareng]

Comments

comments