Miris, Pria Lebanon Terlunta-lunta 42 Hari di Bandara Ekuador

0
389

Seorang pria berkebangsaan Lebanon terlunta-lunta selama 42 hari di bandara Ekuador. Hal tersebut gara-gara dia kehilangan paspor saat berada di sana dari Spanyol.

Dikutip dari AFP, Selasa (12/6/2018), koran El Universo melaporkan pria bernama Nizam Hussein Shalak (56) ditahan pihak imigrasi Ekuador di Bandara Jose Joaquin de Olmedo, Guayaquil.

“Ini adalah kasus ‘keadaan tidak dapat diterima’ karena dia tidak memiliki dokumen,” kata sumber di kementerian luar negeri Ekuador.

“Satu-satunya badan hukum yang bisa mengeluarkan dokumen perjalanan adalah konsulat Lebanon di Bogota,” imbuhnya.

Hingga saat ini konsulat Lebanon di Bogota belum memberikan respons terhadap permintaan Shalak. Pihak Imigrasi Ekuador terus bekerja sama dengan Kemendagri Lebanon untuk mengeluarkan dokumen perjalanan yang bersangkutan.

Situasi ini mirip dengan pengungsi Iran yang tinggal di bandara Paris, Prancis dari 1988 hingga 2006 dan digambarkan dalam film “The Terminal” yang dibintangi Tom Hanks.

Shalak mengunjungi Guayaquil dua bulan lalu dan setelah itu tak bisa ke mana-mana menyusul hilangnya kartu kredit dan juga paspornya. Sebelum itu dia sempat mengunjungi Lima (Peru) dan Barcelona (Spanyol).

Shalak sempat tinggal di Barcelona selama 10 hari dan 11 hari di Lima. Namun kini Shalak harus membuat tempat tidur darurat di kursi terminal.

Dia makan dan mandi seadanya. Sumber di Kemenlu Ekuador memastikan Shalak tak akan bisa kembali ke negaranya selama paspornya yang hilang belum diurus. (rna/ita)

[Detik]

Comments

comments