Isu TKA dianggap Hoax, Said Didu Tantang Istana Lakukan Ini

0
320

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai isu mengenai keberadaan tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia tak bisa dilepaskan dari situasi politik Tanah Air.

Menurut dia, isu TKA ini tak sengaja digoreng jelang Pemilu Presiden atau Pilpres 2019.

“Isu TKA ini selalu berkaitan dengan situasi politik. Kami sudah analisis itu. Apalagi ini menjelang-menjelang seperti ini (pilpres), menjadi sedap gitu untuk digulirkan,” kata Moeldoko saat jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2018).

Moeldoko pun menegaskan, isu mengenai keberadaan TKA di Tanah Air lebih banyak yang bersifat hoaks daripada fakta.

Lebih parahnya lagi, kata dia, hoaks atau kabar bohong mengenai TKA ini dicampuradukkan dengan masalah suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

“Yang terjadi di lapangan seolah-olah semua berita TKA dari China. Ini berita yang sungguh menyesatkan,” kata Moeldoko.

Moeldoko menegaskan, TKA yang bekerja di Indonesia berasal dari berbagai negara. Jumlahnya juga tidak sebanyak 10.000 seperti yang selama ini diisukan.

“Ini saya kira tidak wise, lah, tidak bijak. Jangan menggunakan SARA sebagai instrumen untuk memobilisasi opini, apalagi untuk memobilisasi untuk kepentingan-kepentingan praktis,” ucap mantan Panglima TNI ini seperti dikutip Kompas.

Menaggapi hal tersebut, Said Didu melalui akun twitternya menantang pihak Istana untuk melakukan sidang perusahaan yang tertutup pekerjakan TKA ilegal.

“Sederhana kok Jenderal – lakukan sidak atau Hukum perusahaan yg terbukti tertutup yg pekerjakan TKA ilegal. Ini sdh berlangsung sejak 2 tahun lalu – bukan krn pilpres Pak tapi krn jaga kedaulatan NKRI. Jenderal pasti lbh tahu ttg menjaga kedaulatan” tegas Said Didu mengatakan.

sumber: b-islam24

Comments

comments